Mmmm..back to the note..btw belakangan ini atau mungkin udah dari dahulu kala yah, ada perbedaan opini atau pendapat dari bunda bunda, mommy mommy di seluruh dunia dalam urusan melahirkan dan merawat bayi mereka. Dan kadang hal tersebut membuat saya pribadi sebagai seorang ibu merasa sedih bila ada pihak2 tertentu yg dipojokkan, dan semoga dari note ini bisa sedikit 'mengurangi' tingkat pertambahan perbedaan tsb. :)
Ada sebagian bunda yg memilih dan diberi kesempatan untuk melahirkan anaknya secara normal dan sebagian lg dgn cara bedah caesar. Percaya ga, satu jam ato mungkin satu detik setelah ada berita kelahiran pasti yg ditanya "lahirnya normal to?" Atau "normal atau cesar?" Kl dijawab lahirnya cesar "kenapa caesar? Takut sakit yah" kl dijawab normal "waaah..hebat normal, itu baru wanita yg sesungguhnya".
Lalu setelah melahirkan step berikutnya adalah menyusui dan ini cukup sering membuat perdebatan disana sini (hiks ..) ada sebagian bunda yg diberi kesempatan untuk memberikan ASI dan ada sebagian bunda yg memilih memberikan sufor atau susu formula dengan alasan tertentu, ada yang asinya tidak keluar, ada yg kuantitas asinya tidak sesuai dengan kebutuhan sikecil atupun ada alasan medis tertentu sehingga tidak bisa memberikan asi. Seperti pengalaman beberapa teman ada yg dirawat khusus setelah melahirkan sehingga tidak bisa menyusui si kecil dan lain sebagainya. Pertanyaan yg muncul di masyarakat "asinya lancar kan?" Atau "loh..knp sufor, knp ga asi?"
Tahap berikutnya yaitu dalam merawat anak, ada sebagian bunda yg memang dirumah atau ibu rumah tangga yg bisa 24jam merawat si kecil dan ada sebagian ibu pekerja yg mengambil cuti 3bulan saat melahirkan sehingga setelah 3bulan masa cuti harus kembali bekerja. Pertanyaan yang timbul "ga bosen apa dirumah terus, coba bisa kerja cari uang sendiri, biar anak ma neneknya dirumah" atau "udah balik kerja lagi, trus si kecil ma siapa dirumah?" Ada juga yg gini "enakan dirumah yah ngurus anak ma suami, fokus ma keluarga"
Well .. dari kilasan singkat diatas, pasti semua bunda pernah mengalami dan kadang suka ada pertanyaan yang bikin 'kesel'. Saya sendiri alhamdulillah melahirkan secara caesar, alhamdulillah asi dan alhamdulillah sekarang menjadi ibu full time karena sebelumnya saya bekerja tp setelah punya anak memutuskan resign untuk mengurus keluarga kecil saya. Dan dari semua keputusan yang saya ambil saya tidak pernah menyesal bunda.
Mau melahirkan secara normal atau caesar itu adalah pilihan bunda, semua bunda di dunia mengalami hal luar biasa dan perjuangan tersebut, kita sama sama melahirkan putra putrinya yang luar biasa dan memberikan hari ulang tahun untuk mereka setelah sebelumnya terbungkus rapi di rahim para bunda.
Lalu untuk memilih memberikan asi atau sufor, keduanya adalah sama sama memberikan nutrisi dan makanan unuk buah hati tercinta, kalaupun ada yg sangat ingin memberikan asi namun belum keluar terus berusaha bund, dengan terus dihisapkan terus ke dedek bayi tiap 3jam sampai asinya keluar atau dengan terapi tertentu. Dan ketika mmg sufor yang bunda pilih jg tidak masalah karena mana ada orangtua yang akan membiarkan anak tercintanya kelaparan dan kurang asupan nutrisi dan gizi, yang penting semua membuat nyaman baik si anak dan orangtuanya.
Dan yg terakhir tentang pilihan menjadi ibu rumah tangga atau ibu pekerja. Menjadi ibu rumah tangga dengan setumpuk pekerjaan dirumah sama saja dengan ibu pekerja yg memiliki setumpuk pekerjaan dikantor, mereka sama sama seorang ibu yang menyayangi anaknya, sama sama menjadi pendidik anaknya, sama sama menjadi panutan anaknya.
Jadi apapun pilihan para bunda, itu adalah yang terbaik untuk keluarga. Dan jangan menilai seseorang hanya dari satu sudut pandang karena setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik unuk anaknya. Anak adalah titipan Tuhan, anak adalah penerus kita di dunia dan anak adalah yang mendoakan kita kelak.. jadi "STOP MOMMY WARS!" Karena kita sama sama membesarkan anak yang luar biasa. : D salam sayang selaluuuuuu ....
Tahap berikutnya yaitu dalam merawat anak, ada sebagian bunda yg memang dirumah atau ibu rumah tangga yg bisa 24jam merawat si kecil dan ada sebagian ibu pekerja yg mengambil cuti 3bulan saat melahirkan sehingga setelah 3bulan masa cuti harus kembali bekerja. Pertanyaan yang timbul "ga bosen apa dirumah terus, coba bisa kerja cari uang sendiri, biar anak ma neneknya dirumah" atau "udah balik kerja lagi, trus si kecil ma siapa dirumah?" Ada juga yg gini "enakan dirumah yah ngurus anak ma suami, fokus ma keluarga"
Well .. dari kilasan singkat diatas, pasti semua bunda pernah mengalami dan kadang suka ada pertanyaan yang bikin 'kesel'. Saya sendiri alhamdulillah melahirkan secara caesar, alhamdulillah asi dan alhamdulillah sekarang menjadi ibu full time karena sebelumnya saya bekerja tp setelah punya anak memutuskan resign untuk mengurus keluarga kecil saya. Dan dari semua keputusan yang saya ambil saya tidak pernah menyesal bunda.
Mau melahirkan secara normal atau caesar itu adalah pilihan bunda, semua bunda di dunia mengalami hal luar biasa dan perjuangan tersebut, kita sama sama melahirkan putra putrinya yang luar biasa dan memberikan hari ulang tahun untuk mereka setelah sebelumnya terbungkus rapi di rahim para bunda.
Lalu untuk memilih memberikan asi atau sufor, keduanya adalah sama sama memberikan nutrisi dan makanan unuk buah hati tercinta, kalaupun ada yg sangat ingin memberikan asi namun belum keluar terus berusaha bund, dengan terus dihisapkan terus ke dedek bayi tiap 3jam sampai asinya keluar atau dengan terapi tertentu. Dan ketika mmg sufor yang bunda pilih jg tidak masalah karena mana ada orangtua yang akan membiarkan anak tercintanya kelaparan dan kurang asupan nutrisi dan gizi, yang penting semua membuat nyaman baik si anak dan orangtuanya.
Dan yg terakhir tentang pilihan menjadi ibu rumah tangga atau ibu pekerja. Menjadi ibu rumah tangga dengan setumpuk pekerjaan dirumah sama saja dengan ibu pekerja yg memiliki setumpuk pekerjaan dikantor, mereka sama sama seorang ibu yang menyayangi anaknya, sama sama menjadi pendidik anaknya, sama sama menjadi panutan anaknya.
Jadi apapun pilihan para bunda, itu adalah yang terbaik untuk keluarga. Dan jangan menilai seseorang hanya dari satu sudut pandang karena setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik unuk anaknya. Anak adalah titipan Tuhan, anak adalah penerus kita di dunia dan anak adalah yang mendoakan kita kelak.. jadi "STOP MOMMY WARS!" Karena kita sama sama membesarkan anak yang luar biasa. : D salam sayang selaluuuuuu ....



