Minggu, 11 Januari 2015

Our Choices

Alhamdulillah si kecil udah tidur, jadi bundanya bisa me time sambil nulis nulis sambil nge-teh.hehe

Mmmm..back to the note..btw belakangan ini atau mungkin udah dari dahulu kala yah, ada perbedaan opini atau pendapat dari bunda bunda, mommy mommy di seluruh dunia dalam urusan melahirkan dan merawat bayi mereka. Dan kadang hal tersebut membuat saya pribadi sebagai seorang ibu merasa sedih bila ada pihak2 tertentu yg dipojokkan, dan semoga dari note ini bisa sedikit 'mengurangi' tingkat pertambahan perbedaan tsb. :)

Ada sebagian bunda yg memilih dan diberi kesempatan untuk melahirkan anaknya secara normal dan sebagian lg dgn cara bedah caesar. Percaya ga, satu jam ato mungkin satu detik setelah ada berita kelahiran pasti yg ditanya "lahirnya normal to?" Atau "normal atau cesar?" Kl dijawab lahirnya cesar "kenapa caesar? Takut sakit yah" kl dijawab normal "waaah..hebat normal, itu baru wanita yg sesungguhnya".

Lalu setelah melahirkan step berikutnya adalah menyusui dan ini cukup sering membuat perdebatan disana sini (hiks ..) ada sebagian bunda yg diberi kesempatan untuk memberikan ASI dan ada sebagian bunda yg memilih memberikan sufor atau susu formula dengan alasan tertentu, ada yang asinya tidak keluar, ada yg kuantitas asinya tidak sesuai dengan kebutuhan sikecil atupun ada alasan medis tertentu sehingga tidak bisa memberikan asi. Seperti pengalaman beberapa teman ada yg dirawat khusus setelah melahirkan sehingga tidak bisa menyusui si kecil dan lain sebagainya. Pertanyaan yg muncul di masyarakat "asinya lancar kan?" Atau "loh..knp sufor, knp ga asi?"

Tahap berikutnya yaitu dalam merawat anak, ada sebagian bunda yg memang dirumah atau ibu rumah tangga yg bisa 24jam merawat si kecil dan ada sebagian ibu pekerja yg mengambil cuti 3bulan saat melahirkan sehingga setelah 3bulan masa cuti harus kembali bekerja. Pertanyaan yang timbul "ga bosen apa dirumah terus, coba bisa kerja cari uang sendiri, biar anak ma neneknya dirumah" atau "udah balik kerja lagi, trus si kecil ma siapa dirumah?" Ada juga yg gini "enakan dirumah yah ngurus anak ma suami, fokus ma keluarga"

Well .. dari kilasan singkat diatas, pasti semua bunda pernah mengalami dan kadang suka ada pertanyaan yang bikin 'kesel'. Saya sendiri alhamdulillah melahirkan secara caesar, alhamdulillah asi dan alhamdulillah sekarang menjadi ibu full time karena sebelumnya saya bekerja tp setelah punya anak memutuskan resign untuk mengurus keluarga kecil saya. Dan dari semua keputusan yang saya ambil saya tidak pernah menyesal bunda.

Mau melahirkan secara normal atau caesar itu adalah pilihan bunda, semua bunda di dunia mengalami hal luar biasa dan perjuangan tersebut, kita sama sama melahirkan putra putrinya yang luar biasa dan memberikan hari ulang tahun untuk mereka setelah sebelumnya terbungkus rapi di rahim para bunda.

Lalu untuk memilih memberikan asi atau sufor, keduanya adalah sama sama memberikan nutrisi dan makanan unuk buah hati tercinta, kalaupun ada yg sangat ingin memberikan asi namun belum keluar terus berusaha bund, dengan terus dihisapkan terus ke dedek bayi tiap 3jam sampai asinya keluar atau dengan terapi tertentu. Dan ketika mmg sufor yang bunda pilih jg tidak masalah karena mana ada orangtua yang akan membiarkan anak tercintanya kelaparan dan kurang asupan nutrisi dan gizi, yang penting semua membuat nyaman baik si anak dan orangtuanya.

Dan yg terakhir tentang pilihan menjadi ibu rumah tangga atau ibu pekerja. Menjadi ibu rumah tangga dengan setumpuk pekerjaan dirumah sama saja dengan ibu pekerja yg memiliki setumpuk pekerjaan dikantor, mereka sama sama seorang ibu yang menyayangi anaknya, sama sama menjadi pendidik anaknya, sama sama menjadi panutan anaknya.

Jadi apapun pilihan para bunda, itu adalah yang terbaik untuk keluarga. Dan jangan menilai seseorang hanya dari satu sudut pandang karena setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik unuk anaknya. Anak adalah titipan Tuhan, anak adalah penerus kita di dunia dan anak adalah yang mendoakan kita kelak.. jadi "STOP MOMMY WARS!" Karena kita sama sama membesarkan anak yang luar biasa. : D salam sayang selaluuuuuu ....




Love your pregnancy.. Love your Baby

Yaaaak.. stelah cuma corat coret tulisan aja, lebih baik di share dan dibagikan, siapa tau bs memberikan manfaat :)
Kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang pertama kali hamil, pertama kali melahirkan dan pertama kali menjadi Ibu :)

Alhamdulillah pertengahan tahun 2013 saya positif hamil, rasanya kaget dan seneng bangeeet, karena sebenernya calon ibu satu ini g ngerasain gejala hamil kaya mual ataupun pusing (si dedek anteng awalnya..haha). Makan jg ga ada pantangan, susu, vitamin masuuuk smua (g rakus lho yah :p).

Naaaah pertengahan kehamilan tiba-tiba g doyan tahu yg lembuuut bgt dan eneg kl jajan diluar tp kl makan dirumah bisa habis 2piring.. trus demem bgt ma es krim rasa pisang dan coklat yg katanya bikin si dedek murah senyum dan manis (hihi) tp makin nambah bulan ngurangin makan manis karena kata dokter si dedek ndut padahal emaknya cuma nambah 10 kg selama hamil..haha. dan selama masa kehamilan saya dan suami bawa happy happy si dedek bayi, kita nonton acara favorit, tiap hari ketawa ketiwi (karena cuma berdua dirumah) pokoknya relax and happy pregnancy :*

Note : usg wkt usia 18w 2d :*


Naah..menjelang melahirkan di bulan ke8, saya sakit batuk pilek dan g sembuh sembuh..hiks.. dikasih obat juga g mempan krn g boleh minum yg 'ekstrim', ditambah tensi selalu tinggi kalau pas kontrol, kalau itu mungkin jg pengaruh capek dan cutinya mepet ma HPL. Dan jadilah 3 hari setelah cuti di opname dan merencanakan untuk melahirkan caesar karena tensi yang tinggi itu dikhawatirkan menyebabkan pre-eklamasi yaitu kondisi dimana bayi harus segera dilahirkan karena ketika tensi si ibu tinggi dan terjadi eklamasi maka berpengaruh pada perkembangan si calon bayi (lebih lanjut bisa tanya ke dokter kandungan,bidan dan google :D).

Selama dirawat dirumah sakit kondisi saya lmyn membaik untuk batuk pileknya sampe aga eneg krn tiap hari di uap tp untuk tensi selalu diatas 130, sempet stres jg rasanya karena khawatir, alhamdulillah waktu cek darah ma urine hasilnya negatif untuk pre eklamsia tapi harus tetap segera dilahirkan dan hari senin tanggal 27 januari 2014 jam 6 pagi adalah waktu yang dipilih.

Saya bersyukur suami dan ibu saya selalu ada dan memberi suppport, keluarga besar jg memberi dukungan, itu adalah sesuatu yang berharga buat saya. Dan akhirnya datang jg harinya, setelah shalat subuh tiba2 suami saya berbisik "Azca.. Nama anak kita bun".. mendesir rasanya mendengar suami akhirnya memutuskan nama anak kami. Didampingi ibu dan suami saya menuju ruang operasi, ga lupa cium tangan dan pipi orang tersayang hehe.. bismillah.. smoga lancar operasinya 0:)

Diiringin lagu robbie williams yang i just wanna feel! (Dokternya asyik bgt nyanyi2 pdhl saya udh deg2an aja gitu selama proses operasi haha) alhamdulillah pukul 6:53 jagoan saya lahir dengan selamat dengan panjang 49 cm dan berat 3,46kg. Tangisan pertamanya ga akan saya lupain, rasanya terharu biru. Dan waktu suster datang "ini bu anaknya, cium dulu" subhanallah rasanya bergetar hati saya, pengen peluk peluk cium cium jagoan bundaaaaaa. Setelah bersabar kurang lebih 1jam akhirnya bisa peluk anakku sayang dan sukses IMD nya *kiss kiss*.

Alhamdulillah 3hari setelah melahirkan ASI lancar keluar dan setelah seminggu dirumah sakit kita pulaaang kerumaaah *hug*. Welcome home Azca! :D


Jadi bunda, bagaimana pun kondisi kita saat hamil dan melahirkan, betapa sulitnya masa masa itu, itu adalah masa yang akan kita rindukan. Gunakan masa masa tersebut dengan bahagia, ceria dan relax, karena kondisi kita mempengaruhi kondisi janin.

Ingat bunda, kita memberikan hidup kepada makhluk titipan Tuhan yg wajib kita jaga, dia adalah anugerah yg tidak ternilai harganya. Jadi sayangilah dan jaga sebaik mungkin, kita salurkan kebahagiaan sedari dia masih menjadi janin di rahim kita, karena kita semua adalah IBU HEBAT! :*